November 23, 2022
Suporter Sepak Bola Dunia

Suporter Sepak Bola Dunia Terjang Perseteruan dan Latar Belakang

Suporter Sepak Bola Dunia Terjang Perseteruan dan Latar Belakang. Negara kita masih berduka di dunia sepakbola dengan peristiwa tragis yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur akibat pertandingan Derby (tetangga) antara FC Malang dan Persebaya karena suporternya sangat militan.

Siapapun pasti setuju jika mendengar kata Bonek untuk Persebaya atau Aremania dengan Singo Edan untuk FC Malang, termasuk klub sepak bola kota besar lainnya yang juga memiliki pendukung militan seperti Jakmania untuk klub Persija Jakarta, Maung Bandung untuk klub Persib Bandung, dan lain sebagainya. pada.

Namun, kali ini saya tidak akan membahas atau berpartisipasi dalam isu tragedi yang sedang terjadi saat ini, tetapi akan mencoba menyebarkan berita tentang beberapa pendukung klub sepak bola di negara lain.

Supoter Sepak Bola Dunia Terjang Perseteruan Dan Latar Belakang

Sebagai contoh, negara Italia terkenal dengan perebutan kekuasaan yang militan antara pendukung Roma dan Lazio. Perseteruan lebih didasarkan pada politik negara. Seperti diketahui, suporter Lazio terbentuk pada masa rezim Benito Mussolini yang terkenal dengan gerakan fasisnya. Sedangkan pendukung Roma adalah penganut paham politik yang berlawanan, yaitu anti fasisme.

Begitu juga di Spanyol, musuh bebuyutan suporter klub sepak bola adalah suporter klub Real Madrid bersama Barcelona (Barca). Perseteruan antar pendukung didominasi oleh paham politik.

Pendukung klub Real Madrid awalnya adalah favorit penguasa atau diktator terkenal, Jenderal Franco. Sementara itu, pendukung Barca kebanyakan berada di wilayah Catalan, yang menganggap Spanyol sebagai penjajahnya.

Seperti Inggris, perseteruan antara suporter sebagai musuh abadi, yakni Manchester United dan Liverpool. Namun persaingan yang terjadi dilatarbelakangi oleh masalah politik, namun terkait dengan gengsi (kebanggaan) mereka dalam mengumpulkan regulasi Trophy dan memperebutkan dunia industri di tanah air. Berbeda dengan Skotlandia, meski masih berada di satu kawasan Glasgow, perseteruan cukup kuat mendukung suporter Glasgow Celtic vs Glasgow Rangers. Latar belakang perseteruan terjadi lebih dari masalah agama, yakni antara kubu Katolik dan Protestan.

Namun, perseteruan yang cukup unik dan menarik terjadi di Argentina, yakni antara suporter klub sepak bola Boca Juniors vs River Plate. Perseteruan kedua klub lebih dominan dilatarbelakangi perbedaan status sosial. Meski kedua klub tersebut berada di wilayah kota yang sama yaitu Buenos Aires, dan sebenarnya masih banyak klub sepak bola lainnya, namun hampir 75% penduduk Argentina berpihak pada pendukung kedua klub tersebut.

Klub sepak bola Boca Juniors terletak di daerah pinggiran kota dan penduduknya sebagian besar adalah kelas pekerja, sedangkan klub sepak bola River Plate didominasi oleh pendukung masyarakat kelas atas yang berpendidikan dan kaya. Pendukung River Plate telah diejek oleh pendukung Boca Juniors sebagai Gallianas yang berarti “ayam” sebagai citra pengecut. Di sisi lain, penggemar Boca Juniors dicemooh oleh penggemar River Plate sebagai Los Puercos, yang berarti “babi” dan dianggap sebagai hewan tercela.

Berdasarkan catatan sejarah, telah terjadi peristiwa yang cukup tragis akibat bentrokan antara kedua suporter tersebut, yaitu pada pertandingan derby pada tanggal 23 Juni 1968. Bentrokan paling rusuh tersebut mengakibatkan tewasnya 71 suporter Boca Juniors dan 150 luka-luka. hasil dampak. tembakan. di tribun terjadi di sektor 12 El Monumental, dan peristiwa itu dikenal sebagai tragedi “Puerta 12”.

Dan kejadian serupa dengan Indonesia saat ini juga terjadi, di tahun 2011 ketika klub River Plate kalah dari Boca Juniors dan terpaksa turun ke divisi dua. Kemarahan yang mengecewakan pendukung River Plate menyebabkan korban tewas dan bentrokan dengan polisi di mana satu pendukung tewas, 55 pendukung dan 35 petugas polisi terluka parah.
Image

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *